© Reuters.

Emas terus berfluktuasi dipengaruhi oleh naik-turun sentimen perundingan perdagangan AS-Cina. Pada Jumat (22/11) pagi, sentimen tersebut hadir kembali dan memberikan tekanan baru bagi harga emas yang berhasil stabil pada dua sesi sebelumnya.
Emas berjangka untuk penyerahan Desember di bursa COMEX New York ditutup jatuh $10,60, atau sebesar 0,7%, pada $1,463.60 per ons. Harga ditutup hampir tidak berubah pada sesi sebelumnya, hanya bergerak tipis.
Emas spot, yang mencerminkan perdagangan langsung fisik emas, turun $9,55, atau 0,7%, di $1,464.65 pada pukul 3:24 PM ET (20:24 GMT).
Cina akan berusaha keras mencapai kesepakatan perdagangan awal dengan Amerika Serikat lantaran kedua belah pihak terus menjaga saluran komunikasi tetap terbuka, Kementerian Perdagangan Cina menyampaikan Kamis kemarin.
Wall Street Journal juga melaporkan bahwa Beijing telah mengundang tim perundingan dagang AS untuk membahas putaran baru perundingan langsung menjelang ancaman penerapan kenaikan tarif atas produk Cina dari Presiden Donald Trump mulai 15 Desember nanti.
Namun, bursa saham global dan pasar mata uang AS masih gelisah terhadap nasib kesepakatan perdagangan “tahap satu” setelah Washington mengesahkan dua RUU yang dimaksudkan untuk mendukung para pengunjuk rasa di Hong Kong dan ini mengirimkan pesan peringatan kepada China soal kebijakan hak asasi manusia negara itu.
Harga emas berada di bawah tekanan setelah rilis risalah Federal Reserve untuk pertemuan Oktober yang jelas menunjukkan isyarat bahwa dewan bank sentral AS di Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Fed menolak penurunan suku bunga untuk keempat kalinya pada bulan Desember.
“Emas terus diperdagangkan dalam kisaran $1470/ons, karena RUU Hong Kong menambah esensi kekhawatiran terhadap negosiasi perdagangan, sementara di sisi lain risalah FOMC mengkonfirmasi Fed yang memang sedang melakukan jeda kebijakan untuk sementara waktu,” TD Securities mengatakan dalam catatan.
“Dengan hal itu, di mana Presiden Trump melanjutkan tekanannya pada The Fed untuk memangkas suku bunga lebih lanjut, buyer emas tetap mengantisipasi bahwa Gedung Putih dapat meminta jaminan bahwa Fed siap untuk memberikan dukungan kepada pemerintah jika perang perdagangan meningkat,” tambahnya.